8 Lalat dewasa biasanya akan mencari makan di tempat yang . a. Bersih b. Rapi c. Sejuk d. Kotor Setelahmasa instar selesai atau pada periode pergantian kulit yang terakhir, larva lalat akan mencari tempat berlindung. Inilah yang menjadi tanda bahwa metamorfosis lalat telah sampai pada tahapan selanjutnya yakni fase pupa atau kepompong. 3. Pupa. Setelah periode instar berakhir, metamorfosis lalat akan memasuki fase pupa. Pada fase ini larva akan menjadi inaktif (tidak aktif). Larva akan mencari tempat perlindungan dengan menjalani fase pupa untuk bertapa. Lalatmenyukai tempat yang basah misalnya seperti sampah basah, kotoran binatang, tumbuhan atau organik yang busuk, atau bahkan kotoran yang menumpuk. Tempat-tempat yang kotor ini juga memungkinkan lalat untuk melakukan siklus metamorfosis dengan lancar tanpa gangguan dari pemangsa atau predator atau keberlangsungan hidupnya. Sehinggasemakin cepat besar juga ukuran larva dan mampu menjadi lalat dewasa dalam waktu yang cukup cepat. Namun jika larva kekurangan asupan makanan, larva bisa mati dan gagal menjadi lalat dewasa. 3.) Cahaya. Pertumbuhan larva dipengaruhi oleh intensitas cahaya karena lalat menyukai tempat yang lembap dan tidak banyak cahaya, atau remang-remang. Ketikaovarium tidak dibuahi oleh sperma, maka tidak akan terjadi kehidupan. Lalat betina akan meletakkan telurnya (50-200 butir) di tempat yang kotor seperti bangkai hewan, tempat sampah hingga kotoran manusia. Hal ini dikarenakan tempat yang kotor menjadi sumber makanan bagi telur ketika sudah menetas. Selain itu juga dipercaya aman dari pemangsa. OAOOgXh. - Lalat hinggap di atas makananApa yang Anda rasakan jika lalat hinggap di atas makanan? Jijik? Geli? Kesal? Khawatir? Sepertinya semua bisa terjadi, ya. Hal yang pertama yang akan Anda lakukan pasti mengusir lalat tersebut untuk menjauhi masing-masing orang jika lalat hinggap di makanan bisa saja bervariasi. Sebagian orang mungkin akan tetap mengonsumsi makanan tersebut, sebagian lagi bisa saja langsung membuangnya ke tempat sampah. Hal ini wajar terjadi, karena menurut buku Cerdas Sains Kelas 1-3 SD, Yualind Setyaningtyas, 2009, pada dasarnya kita sudah memahami bahwa pada dasarnya lalat telah mencemari makanan Anda saat dia mendarat di situ. Sebenarnya, apa yang terjadi ketika lalat hinggap di makanan dan minuman kita?Ini yang Akan Terjadi Jika Lalat Hinggap di Atas MakananPertama, perlu Anda ketahui dulu bahwa lalat yang biasanya sering hinggap di makanan adalah lalat rumah atau disebut juga Musca domestica. Lalat rumah tidak punya racun, tidak punya penyengat, dan tidak punya gigi taring. Lantaran itulah, lalat rumah makan dari sisa-sisa makanan dan kotoran dari hewan lainnya. Karena tidak memiliki gigi, maka lalat makan makanan yang bentuknya Cara Makan Lalat Rumah yang MenjijikkanLalat rumah punya caranya sendiri untuk makan. Lalat makan dengan mengisap cairan melalui mulutnya yang berbentuk tabung. Bentuk mulut ini membuat lalat harus mengubah makanan menjadi cairan agar dapat diserap. Lalat meludah dan muntah di atas makanannya terlebih dahulu. Kemudian senyawa yang ada di dalam air liur dan cairan empedu yang dikeluarkannya akan memecah makanan menjadi cairan sehingga bisa Lalat bertelur di makanan AndaMakanan yang sudah dihinggapi lalat bisa menjadi sarang yang sempurna untuk telur lalat. Setelah beberapa waktu, telur tersebut akan tumbuh menjadi bayi lalat kecil belatung atau larva yang benar-benar dapat meracuni Anda dengan bakteri. 3. Kaki dan sayap lalat penuh dengan bakteriTubuh lalat dipenuhi dengan bakteri, dengan jumlah mikroba tertinggi ditemukan di bagian luar tubuhnya. Menurut Nanyang Technological University, setiap langkah lalat akan meninggalkan ratusan bakteri di makanan yang Lalat membawa lebih dari 60 penyakitSaat makan, lalat biasanya juga membuang kotoran, bahkan konon lalat betina makan sambil bertelur di atas makanan. Yang perlu kita ingat adalah bahwa lalat tidak hanya makan makanan manusia yang bersih. Sebelumnya ia juga mencari makanan di tempat sampah, daging dan buah yang busuk, bahkan hinggap di atas kotoran lalat inilah yang membuatnya mengonsumsi banyak bakteri penyakit. Lalat juga berpindah kemana-mana dan bisa memindahkan bakteri itu. Jadi, saat hinggap di makanan kita, lalat mungkin memindahkan bakteri penyakit ke atas makanan atau minuman ahli, lalat rumah dewasa bisa memindahkan lebih dari 100 jenis penyakit dan parasit, seperti Salmonelle, tuberculosis, kolera, hingga cacing pita. Karena itulah, penting untuk selalu menutup makanan atau minuman Anda dengan benar. Jika lalat hinggap di atas makanan atau minuman, sebaiknya buang saja dan jangan dikonsumsi lagi. DNR Metamorfosis Sempurna Lalat, Foto Dok. saferbrandTahukah kamu kalau metamorfosis sempurna selain terjadi pada kupu-kupu, juga terjadi pada lalat? Ya, walaupun hewan ini tidak cantik seperti kupu-kupu, faktanya lalat memiliki daur hidup sempurna yang sama dengan hewan cantik merupakan salah satu jenis serangga yang dikenal sebagai pembawa bibit penyakit. Hal ini disebabkan karena lalat suka hinggap di tempat kotor dan sering menghinggapi makanan. Makanan yang terhinggapi lalat otomatis akan terkontaminasi kotoran yang dibawa lalat. Sebab itulah lalat terkenal dengan serangga pembawa demikian, lalat tidak muncul langsung secara tiba-tiba menjadi imago atau lalat dewasa. Lalat memiliki daur hidup atau metamorfosis sempurna melalui beberapa tahapan. Simak uraiannya di bawah pertama tahapan metamorfosis lalat adalah telur. Telur ini dihasilkan dari proses perkawinan lalat jantan dengan lalat betina. Telur ini berasal dari pembuahan spermatozoa yang berhasil. Telur lalat biasanya diletakkan di betina secara berkelompok di tempat-tempat kotor seperti sampah, bangkai binatang, hingga kotoran kotor tersebut biasanya terdapat sumber makanan bagi larva lalat setelah menetas, juga sebagai tempat berlindung yang aman dari gangguan telur lalat akan menetas dalam waktu yang sangat cepat, yaitu 1 hari atau 24 jam setelah menjadi telur menetas, maka munculah larva atau belatung, Bentuknya sangat menjijikan menggeliat-liat dan banyak memakan kotoran di sekitarnya. Lalu, larva akan mengalami beberapa pergantian kulit hingga larva memasuki fase pergantian kulit yang terakhir, larva lalat akan mencari tempat perlindungan yang jauh dari predator karena periode fase larva juga termasuk cepat, hanya membutuhkan waktu dalam 2 hari melalui tahap larva, maka fase selanjutnya yaitu pupa. Pupa akan mencari tempat berlindung untuk bertapa karena biasanya akan memilih tempat yang gelap dan terhindar dari sinar matahari langsung. Tubuh larva akan perlahan berubah menjadi keras dan berwarna coklat di fase ini, struktur tubuhnya pun ikut biasanya akan mengalami fase pupa selama seminggu hingga tubuhnya mengalami perkembangan hingga terbentuk sahap dan membelah terbang menjadi melewati fase pupa, maka metamorfosis terakhir adalah imago. Imago merupakan lalat dewasa yang berhasil keluar dari pupa yang akan terbang untuk mencari makan. Biasanya, makanan imago adalah zat organic yang membusuk dan mengeluarkan bau tidak imago biasanya hanya terjadi sekitar 21 hari saja. Namun, jika imago betina telah dibuahi oleh lalat jantan, makai a bisa menghasilkan sebanyak 900 butir telur selama hidupnya. Inilah menjadi awal proses metamorfosis lalat dengan daur hidup yang sama seperti di sudah tahu kan sekarang metamorfosis sempurna dari serangga lalat? Tak heran jika banyak lalat tak disukai oleh manusia, sebab selain terkenal pembawa bibit penyakit, sumber makanannya pun berasal dari tempat yang kotor dan menjijikan. Apa yang terjadi pada belatung jika dibiarkan? Bagaimana mereka bertahan? Keingintahuan menyerang dan Anda menyadari, Anda hampir tidak tahu apa-apa tentang tamu tak diundang Anda. Temukan jawabannya di artikel berapa lama belatung hidup? Belatung hidup selama lima sampai delapan hari kemudian berubah menjadi pupa yang akan berubah menjadi lalat dewasa. Tanpa makanan atau sumber air, mereka bisa bertahan selama dua hingga tiga hanya hidup sebagai belatung untuk waktu yang singkat. Terkadang, perkembangannya bisa bergantung pada dapat tertunda di bawah cuaca dingin dan ada kemungkinan lebih rendah untuk bertahan hidup jika belatung tumbuh subur di bawah suhu belatung adalah makan sebanyak yang mereka bisa, untuk menyimpan energi yang cukup untuk kepompong adalah bagian di mana mereka menutupi diri dan tetap diam saat tubuh mereka perlahan-lahan mengalami transformasi menjadi lalat besar spesies belatung hanya tinggal sebagai belatung selama lima hingga delapan hari. Mereka harus tinggal hingga delapan hari jika mereka tidak bisa makan lalat dewasa, sebagian besar spesies hidup hingga 28 hingga 30 hari. Ada beberapa yang bisa hidup lebih lama dari rata-rata lalat, tetapi kebanyakan mereka hanya hidup selama mereka dengan mudah menghasilkan ratusan telur yang menetas menjadi belatung 24 jam setelah yang dimakan belatung untuk hidupBelatung sering hidup dan mencapai tahap kepompong mereka karena fakta bahwa mereka memiliki berbagai pilihan makanan. Mereka bukan pemakan pilih-pilih, setidaknya, mereka tidak cukup cerdas untuk makanMakanan manusia, makanan tanpa pengawasan, makanan basiDaging busuk, sayuran dan buah-buahanKotoran atau kotoran hewanMayat atau bangkai hewan lain yang membusukSampah, zat cair, tanamanBelatung lainnya kanibalismeDaging manusia selama infestasiBelatung perlu makan sebanyak mungkin untuk menyimpan energi sebelum menjadi kepompong dan kemudian berubah menjadi lalat dewasa. Belatung ini biasanya lahir di atas produk busuk tersebut sehingga tidak perlu mencari makan sayuran, dan buah-buahan yang busuk akan memberi mereka lebih banyak energi dan biasanya dapat memberi makan ratusan belatung selama beberapa hari karena secara alami bertahan selama itu tidak seperti produk ini sebenarnya diyakini tidak memiliki kecerdasan yang memungkinkan mereka untuk melihat apa yang kotor atau tidak kotor dan mereka hanya makan apa pun yang mereka bisa untuk bertahan tidak memilih apa yang mereka makan; mereka makan apa yang ada di depan mereka meskipun itu berusaha mencari makanan secepat mungkin dan jika mereka kebetulan menemukan tubuh hewan yang membusuk meskipun kecil, mereka akan mengambil kesempatan itu dan bertelur di kemudian akan lahir di dalam mayat atau bangkai dan akan segera mulai memakannya. Mayat atau bangkai masih mengandung mineral yang dapat dimanfaatkan belatung, itulah sebabnya mereka tidak hanya memakan “apa pun” yang mereka makan yang memberi mereka kurang cerdas, belatung tidak akan memakan plastik karena tidak termasuk di antara sumber alami mereka, sehingga mereka tidak menganggapnya sebagai BelatungBanyak serangga juga memiliki “kecenderungan kanibalisme” dan belatung adalah salah satunya. Menurut beberapa pengamatan, belatung ini diturunkan untuk memakan sesama belatung mereka ketika tidak ada lagi yang bisa mereka anehnya ada kalanya mereka sudah memiliki makanan di hadapan mereka tetapi masih menyerang belatung lain hanya untuk konsumsi makanan jadi karena kurangnya kecerdasan dan mereka tidak menganggap sesama belatung sebagai jenis mereka sendiri dan hanya melihat mereka sebagai sumber makanan ini tidak terjadi begitu mereka tumbuh menjadi lalat dewasa. Sebagian besar spesies lalat belum menunjukkan kecenderungan kanibalisme, menunjukkan bahwa mereka hanya kanibal ketika masih muda atau selama tahap larva belatung.Mungkin, belatung hanya makan apa saja yang mereka bisa, itulah sebabnya mereka juga dianggap sebagai tujuannya memungkinkan lingkungan tetap bersih karena menghilangkan "kotoran" dan jenis "kotoran" pemangsa belatung?Belatung tidak dapat menjalani sisa siklus hidupnya hanya jika mereka bertemu dengan pemangsa. Di alam liar, mereka memiliki banyak musuh alami yang memangsa alami mereka hanya membunuh mereka untuk makanan dan musuh tidak alami mereka adalah kita, ketika kita membunuh mereka untuk menyingkirkan adalah beberapa predator ApitawonLaba-labaLarva LacewingBeberapa jenis burung termasuk ayamKadal seperti iguana, tokektanaman penangkap lalatBeberapa spesies ikansesama belatungSerangga lainnyaApa tujuan hidup belatungBelatung memakan jaringan manusia ketika mereka berada di dalam tubuh kita dan mengetahui fakta ini, ilmu kedokteran menemukan tujuan lain dari bahwa mereka memakan apa saja, Anda akan menganggap belatung sebagai hama. Untuk rumah tangga, itu benar dan bagi manusia dan hewan lainnya, mereka membawa sejumlah risiko kesehatan yang membuat mereka menjadi makhluk yang tidak bukan itu cara kerja alam - karena setiap hewan di alam memiliki tujuan dan belatung berkontribusi banyak pada lingkungan dengan cepat menghancurkan benda mati dan belatung, mereka menjadi "penyerap" benda-benda kotor itu. Mereka membantu membersihkan lingkungan dan mereka menjadi makanan bagi hewan terkadang memakan belatung dan cacing lainnya dan belatung juga dapat digunakan sebagai makanan ikan atau umpan ikan oleh juga melayani tujuan lain - untuk membantu terapi medis sebagai pembersih belatungKetika belatung digunakan untuk obat, mereka menggunakan belatung yang didesinfeksi dan dibersihkan dan dibiarkan di atas luka untuk membersihkannya. Ini adalah bagaimana mereka menggunakan infestasi belatung untuk keuntungan kelas medis adalah larva spesies lalat terapeutik yang bebas kuman atau didesinfeksi, mereka adalah belatung yang digunakan untuk mengobati dan menangani luka melalui prosedur yang disebut "terapi belatung".Mereka diterapkan pada luka selama 2 atau 3 hari dengan pembalut khusus untuk menjaga belatung di satu tidak semua orang terbuka untuk jenis terapi ini tetapi itu masih berkontribusi pada pengetahuan tentang "apa yang dimakan belatung" dan apa siklus hidup belatung?Hanya ada “tiga” tahapan dari siklus hidup lalat atau belatung. Awal belatung menandai awal transformasi mereka menjadi lalat larvaTetap sebagai larvaPersiapan pupaTahap pupaTransformasi lambatTahap lalat dewasaUlangi siklusnya1. Tahap larvaSebelum memasuki tahap kepompong, belatung benar-benar menjalani beberapa periode molting yang diperlukan untuk mencapai bentuk baru sebelum mengambil "tingkat baru" yang menjadi tinggal di tahap larva mereka selama lima sampai sepuluh belatung lahir, prioritas pertama mereka adalah makan untuk menyimpan energi sebanyak mungkin untuk bersiap-siap untuk kepompong, tahap di mana mereka berubah menjadi lalat dewasa dari belatung perlu makan selama tiga sampai lima hari tetapi bisa lebih lama dari itu jika mereka kesulitan mencari makanan. Itu terjadi ketika mereka dilahirkan di tempat yang makanannya tidak cukup untuk ratusan belatung telah menyimpan energi yang cukup untuk memasuki tahap kepompong, mereka sekarang akan mencari tempat yang gelap dan terpencil yang dapat mengamankan keselamatan mereka. Biasanya, pupa belatung dapat ditemukan di bawah tong sampah atau sudut gelap yang tidak Tahap pupaSetelah menemukan tempat yang aman jauh dari pemangsa, belatung akan masuk dan memulai tahap pupation setelah empat hari. Mereka kemudian akan memulai transformasi mereka secara perlahan dan prosesnya biasanya memakan waktu hingga sepuluh setelah tahap kepompong berakhir, belatung berubah larva menjadi pupa sekarang bisa menjadi lalat Lalat dewasaKetika tahap pupation berakhir, belatung yang dulunya adalah lalat dewasa yang juga siap untuk bertelur sendiri dalam waktu dua hari. Ini akan memungkinkan jenis mereka mengulangi proses yang sama berulang-ulang, menjaga jenis mereka tetap berjalan seiring dunia terus kehamilanSekarang belatung telah menjadi lalat dewasa, mereka tidak dapat bertelur sendiri. Seekor lalat tetap hamil hanya selama 24 jam dan telurnya juga menetas setelah 24 jam berikutnya yang memudahkan lalat untuk mempertahankan jumlah proses yang sama, lalat dewasa akan bertelur di tempat-tempat di mana belatung dapat dengan mudah mencari makan. Biasanya, mereka lebih suka bertelur pada mayat yang membusuk karena menyediakan makanan yang cukup untuk ratusan belatung dan bertahan selama TerkaitBerapa lama waktu yang dibutuhkan belatung untuk berubah menjadi lalat?Sebuah belatung membutuhkan waktu 15 sampai 18 hari sebelum mereka sepenuhnya berubah menjadi lalat. Mereka tinggal sebagai larva cacing/belatung selama lima sampai delapan hari dan memasuki tahap pupation selama maksimal sepuluh hari. Pada akhir tahap kepompong, mereka berubah menjadi lalat belatung berkembang biak?Tidak, belatung tidak berkembang biak dengan sendirinya. Mereka juga tidak seperti spesies yang dapat "berkembang biak" jika Anda memotongnya atau memotongnya menjadi beberapa bagian. Mereka adalah lalat versi muda, tidak mampu kawin dan bereproduksi dengan sesama belatung muda. Hubungi kami untuk survey hama gratis di 150808 atau isi form online Lalat Tanda-tanda infestasi lalat Bagaimana Cara Membasmi Lalat Bagaimana Cara Menghilangkan Lalat Buah Bagaimana Cara Mengusir Lalat Siklus Hidup Lalat Spesies Lalat Apa Makanan yang Disukai Lalat? Secara umum, lalat tertarik untuk memakan dan meletakkan telur mereka pada bahan atau materi organik yang basah dan membusuk di sekitar properti Anda, seperti pada sampah, bangkai atau kotoran hewan. Namun demikian, apa makanan lalat yang sesungguhnya akan tergantung pada spesies atau jenis lalat itu sendiri. Ada beberapa jenis-jenis lalat yang seringkali membuat banyak pemilik rumah dan bisnis merasa jijik dan frustasi ketika berurusan dengan serangga terbang yang satu ini, termasuk jenis lalat rumah, lalat buah dan lalat hijau. Dengan memahami kebiasaan hidup lalat, terutama dari jenis makanan yang disukai lalat tentu akan dapat membantu Anda mencegah lalat masuk rumah dan tempat usaha di kemudian hari. Dalam hal ini, Anda akan dapat mengetahui secara jelas apa makanan lalat, dan bagaimana membatasi mereka untuk menemukan sumber makanan tersebut di properti Anda. Hubungi Rentokil hari ini untuk mengetahui bagaimana cara mengusir lalat dengan aman dan efektif. Makanan yang disukai lalat rumah Lalat rumah Musca Domestica adalah jenis atau spesies lalat yang paling umum ditemukan di rumah dan bisnis di Indonesia. Lalat rumah dianggap sebagai pengumpan umum, yang berarti mereka tertarik pada berbagai makanan mulai dari kotoran hewan hingga sisa makanan manusia. Karena tipe mulut lalat buah berfungsi seperti spons atau berbentuk seperti belalai, hal ini membatasi diri mereka untuk hanya dapat mengkonsumsi semua jenis makanan dalam bentuk cair atau semi-cair. Berikut ini adalah beberapa makanan lalat rumah, antara lain Bahan organik yang membusuk seperti limbah makanan manusia atau kotoran hewan Buah yang terlalu matang atau sayuran yang sudah dibuang Makanan manis, seperti nektar dan madu Makanan yang disukai lalat buah Lalat buah Drosophila melanogaster umumnya ditemukan berkerumun di tempat seperti dapur rumah, kafe, restoran dan supermarket. Lebih dari kesukaan mereka terhadap buah-buahan yang terlalu matang, spesies lalat buah juga diketahui akan meletakan hingga 500 telur di permukaan buah yang mereka tuju. Meskipun ukuran tubuh mereka cukup kecil, namun lalat buah memiliki indera penciuman yang sangat tajam untuk memungkinkan mereka mendeteksi bau makanan ber kilometer jauhnya dengan menggunakan sepasang antena berbentuk pil yang terdapat di kepalanya Berikut ini adalah beberapa makanan lalat buah, antara lain Produk fermentasi ragi seperti bir atau anggur wine Buah-buahan seperti pisang, nanas atau anggur yang terlalu matang Zat cair seperti cuka atau cuka apel Makanan yang disukai lalat hijau Lalat hijau Calliphora vomitoria atau yang juga dikenal dengan sebutan blow fly seringkali terlihat melayang di sekitar tempat dimana sisa makanan yang membusuk ditemukan seperti di tempat sampah. Jenis lalat satu ini juga sering ditemukan bertelur pada materi yang membusuk seperti pada bangkai hewan yang mati, di mana larva mereka dapat langsung menemukan sumber makanan dari jaringan dan debris sel yang membusuk dari bangkai hewan tersebut. Berikut ini adalah beberapa makanan lalat hijau, antara lain Material yang telah mati dan membusuk, seperti bangkai hewan Daging yang membusuk Cara mengusir lalat di rumah dan bisnis dengan bantuan Rentokil? Rentokil adalah pembasmi lalat terpercaya di Indonesia yang akan membantu Anda mengatasi lalat di rumah dan bisnis secara aman dan efektif. Ahli kami juga akan memberikan rekomendasi dan langkah-langkah pencegahan untuk membantu Anda mencegah lalat datang kembali dan menimbulkan masalah di kemudian hari. Jangan buang waktu Anda, segera hubungi Rentokil untuk menjadwalkan survey gratis di tempat Anda hari ini. Langkah berikutnya Metamorfosis Lalat – Lalat adalah hewan yang merupakan salah satu jenis serangga dari ordo Diptera kata yang berasal dari Yunani di berarti dua dan petra yang berarti sayap. Perbedaan antara lalat dan ordo serangga lain yang paling jelas kelihatannya adalah lalat memiliki sepasang sayap terbang dan sepasang halter yang berasal dari sayap belakang, pada metatoraks. Sama seperti serangga lainnya yang mengalami metamorfosis, lalat pun juga mengalami metamorfosis didalam hidupnya. Seperti yang kita tahu bawa lalat merupakan serangga pembawa bibit penyakit. Hal itu disebabkan lalat suka hinggap di tempat kotor kemudian menghinggapi makanan. Secara otomatis makanan tersebut telah terkontaminasi oleh kotoran yang dibawa lalat. Jadi, jika Anda menjaga kebersihan dan tidak membiarkan makanan terbuka Anda bisa mencegah penyakit yang dibawa oleh lalat. Daur Hidup Lalat yaitu dari telur lalat yang menetas, kemudian tumbuh memasuki tahap larva, berkembang menjadi pupa, selanjutnya pupa berubah menjadi lalat dewasa yang kemudian kawin dan menghasilkan lalat generasi yang baru dengan siklus sama yang akan berulang kembali. Metamorfosis pada Hewan Lalat Secara singkat lalat mengalami metamorfosis sempurna, artinya lalat mengalami 4 fase yaitu fase telur, fase larva, fase pupa, dan imago alat dewasa. Untuk penjelasan setiap fase akan saya jelaskan secara detail pada sub bab dibawah ini. 1. Telur Fase pertama metamorfosis pada lalat adalah telur. Pada tahapan ini, telur dihasilkan dari proses perkawinan antara lalat jantan dengan lalat betina. Bisa menjadi telur ketika proses pembuahan oleh spermatozoa berhasil. Jika sudah kawin tapi spermatozoa tidak membuahi sel indung betina maka bibit telur tidak dapat terbentuk. Telur lalat pada umumnya diletakkan oleh betinanya secara berkelompok, biasanya di tempat tempat kotor, seperti di lingkungan sampah, bangkai binatang atau kotoran manusia. Tempat tempat kotor tersebut pada umunya terdapat sumber makanan bagi larva lalat setelah menetas nanti. Selain karena sebagai sumber makanan, lalat betina memilih tempat kotor juga karena menganggap bahwa tempat tersebut aman dari gangguan para predator. Bentuk telur lalat sendiri lonjong bulat dan memiliki warna putih dengan ukuran panjang 1 hingga 2 milimeter. Pada fase telur ini, biasanya akan mulai menetas dalam waktu cepat yaitu hanya 1 hari atau 24jam yang kemudian berubah menjadi larva. 2. Larva Setelah telur lalat tersebut menetas, maka keluarlah larva atau yang biasa kita sebut sebagai belatung siggat. Bentuknya sangat menjijikkan kecil kecil putih dan banyak memakan kotoran disekitarnya. Larva inipun akan tumbuh dan mengalami beberapa kali pergantian kulit instar. Seiring bertambahnya waktu, tubuh larva akan semakin besar dan mengeras. Untuk periode fase larva lalat ini terbilang cukup cepat. Pasalnya hanya dalam 2 hari saja sudah bisa melalui fase ini. Ketika mengalami pergantian kulit yang terakhir, larva lalat akan segera mencari tempat perlindungan yang jauh dari predator. Pada fase larva akhir, Ia akan masuk ke fase pupa dimana pada fase pupa menjadi inaktif tidak aktif. 3. Fase Pupa Setelah melalui tahap akhir menjadi larva, fase selanjutnya adalah menjadi pupa. Ia akan mencari tempat berlindung untuk bertapa dan menjalani fase pupa. Tempat tempat yang biasa di pilih oleh nya adalah tempat gelap dan terhindar dari sinar matahari langsung. Tubuh larva yang tadinya lembek perlahan pada fase ini akan menjadi keras dan berwarna coklat. Struktur tubuhnya pun berubah seperti kokon. Larva akan menjalani fase pupa selama kurang lebih 7 hari atau 1 minggu. Pada fase pupa inilah tubuh terus mengalami perkembangan dan perubahan bentuk. Pada hari ke 3 sampai hari ke 6 pupa akan mulai terbentuk sayap. Dan pada tahap terakhir pupa, ia akan membelah yang kemudian terbang menjadi lalat dewasa imago. 4. Imago Lalat Dewasa Setelah melalui fase pupa, proses metamorfosis yang terakhir pada lalat adalah imago. Lalat dewasa yang berhasil keluar dari selubung kokon/pupa akan mulai terbang kesana kemari untuk mencari makan. Makanannya biasanya adalah zat zat organik yang membusuk dan biasanya mengeluarkan bau tidak sedap. Pada fase imago panjang umur lalat hanya sekitar 21 hari saja. Meskipun begitu, ketika lalat imago betina ini berhasil dibuahi, Ia akan bertelur dan menghasilkan kurang lebih 900 butir telur selama hidupnya. Nah, peletakan telur inilah yang menjadi awal proses metamorfosis pada lalat. Seperti yang kita tahu bahwa sebenarnya metamorfosis adalah proses daur hidup. Dimana keberlangsungan keturunan makhluk hidup terus berputar. 1. Telur2. Larva3. Fase Pupa4. Imago Lalat Dewasa

lalat dewasa biasanya akan mencari makan di tempat yang