SEJARAH RAFTING INDONESIA. Petualangan sungai di Indonesia dengan rafting / arung jeram dimulai sekitar awal tahun 1970-an dengan istilah olah raga arus deras (ORAD). Dipelopori oleh rekan-rekan pecinta alam dari Bandung dan Jakarta, olah raga ini kemudian menjadi salah satu olah raga petualangan yang paling diminati para pecinta alam. River Tubing Sungai Oya – Perkembangan olahraga ekstrim di Indonesia sangat pesat. Dari era Soe Hok Gie dan kawan-kawannya mendirikan Mapala UI, jejaknya diteruskan oleh almarhum Norman Edwin mempopulerkan olahraga arung jeram di Indonesia. Kini arung jeram menjadi olahraga yang sangat populer, hampir semua orang bisa menikmati sensasi Pasalnya tingkat kesulitan sungai ini berada diposisi medium. Bahkan selian untuk fun Arung Jeram sungai ini juga bisa dijadikan untuk wahana Tubing bagi wisatawan.. Dian Saputra salah seorang anggota Pokfarwis Selama mengatakan, Pagar Alam memiliki banyak sungai dengan tingkat kesukitan beragam untuk Rafting atau Arum Jeram. Mungkin selama ini arung jeram identik dengan wisata yang ada di area Jawa, atau Sumatera mungkin, atau bahkan Bali. Tapi tahukah kamu ternyata di area Indonesia Timur juga terdapat beberapa spot arung jeram yang menawarkan tantangan dan keseruan yang tak terlupakan? Nah, dalam artikel singkat ini, kami coba menyajikan beberapa rekomendasi Sungai Ayung - Arum Jeram Bali. Sungai Ayung Ubud adalah pilihan yang tepat untuk tingkat pemula atau menengah, sungai ini memiliki panjang sekitar 18 km, dengan waktu lintasan sekitar 2-3 jam. Lokasi sungai Ayung terletak sekitar 10 km dari pusat Ubud (Pasar Ubud), atau jika Anda dari Kuta akan memakan waktu sekitar 1 jam. k1kDf.

arung jeram di bali